Penyebab Dan Gejala Aneurisma Aorta

Penyebab Dan Gejala Aneurisma AortaSumber: alomedika.com

Apasih aneurisma itu? Apa penyebab dan gejala aneurisma aorta? Seperti yang dilansir pada laman sehatq.com, aneurisma aorta adalah pembengkakan atau tonjolan yang timbul secara abnormal pada bagian dinding pembuluh darah utama atau aorta yang membawa darah dari bagian jantung hingga ke seluruh tubuh. Aneurisma aorta ini dapat terjadi pada setiap bagian dari aorta dan dapat berbentuk seperti tabung atau fuaiform maupun bulat atau sakular. Aorta merupakan pembuluh darah utama dan yang paling besar dalam tubuh. Aorta berperan untuk mengantarkan oksigen ke seluruh bagian tubuh. Aneurisma aorta merupakan salah satu penyakit yang harus menjadi perhatian bersama karena penyakit ini dapat membahayakan penderitanya bahkan bisa menyebabkan kematian. Kita harus memahami gejala dari aneurisma aorta ini untuk mengurangi risiko yang terjadi.

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya aneurisma aorta ini. Penyakit ini disebabkan oleh berbagai hal yang melemahkan dinding dari pembuluh darah aorta. Pada orang normal, dinding dari pembuluh darah aorta bersifat lentur dan dapat meregang untuk menangani perubahan yang normal dalam aliran darah. Namun seiring dengan berjalannya waktu, bertambahnya usia, dan berbagai hal yang dilakukan dapat menyebabkan dinding dari aorta menjadi tidak lentur lagi dan menjadikan dinding dari pembuluh darah aorta menjadi lemah.

READ  Cara mengobati penyakit jantung

Karena adanya bagian dari pembuluh darah aorta yang lemah, maka tonjolan keluar dapat terjadi dari dinding yang lemah tersebut. Semakin besar tonjolan tersebut berkembang, semakin besar pula kemungkinan tonjolan tersebut menjadi pecah. Pembuluh darah yang pecah bisa menimbulkan pendarahan yang masif dan harus segera ditangani agar tidak menyebabkan risiko yang fatal.

Terdapat dua jenis aneurisma aorta, yaitu aneurisma aorta perut dan aneurisma aorra toraks. Aneurisma aorta perut merupakan jenis aneurisma aorta yang terjadi di sepanjang bagian aorta yang melalui bagian perut. Kondisi seperti ini lebih sering terjadi daripada aneurisma yang terjadi pada bagian dada. Aneurisma tipe ini biasanya terjadi pada orang yang sering mengonsumsi rokok, aterosklerosis atau pengerasan dari pembuluh darah arteri, orang yang memiliki tekanan darah tinggi, dan turunan dari keluarga yang juga memiliki aneurisma aorta perut.

READ  Mengenal Lebih Mendalam Informasi Seputar Senam Untuk Lansia

Selanjutnya ada aneurisma aorta toraks atau lebih dikenal dengan aneurisma aorta dada. Aneurisma ini terjadi di sepanjang aorta yang melewati rongga dada. Aneurisma tipe ini lebih sering terjadi pada orang yang terlahir dengan kelainan katup aorta. Cedera yang disebabkan oleh kecelakaan mobil maupun karena olahraga juga dapat melemahkan dinding aorta pada bagian dada yang dapat menyebabkan aneurisma.

Seterusnya kita akan membahas apa saja dari gejala aneurisma aorta. Gejala-gejala yang diperlihatkan oleh penderita harus cepat ditangkap agar dapat melakukan penangan lebih lanjut untuk mengurangi risiko yang lebih parah. Mengikuti informasi yang tertera pada laman hellosehat.com, dijelaskan bahwa gejala yang dialami oleh penderita aneurisma aorta tidak terlihat secara nyata. Inilah yang menyebabkan kenapa kondisi ini sangat fatal karena penderita baru menyadari penggelembungan pada pembuluh darahnya ketika sudah membesar dan sudah parah, semakin besar hingga terlanjur pecah dan tidak jarang yang terlambat untuk diselamatkan.

READ  Cari Tahu Penyakit Kebotakan Menurun

Namun ketika aneurisma aorta sudah membesar dapat diketahui tanda-tandanya, gejala yang dapat dirasakan seperti adanya rasa nyeri pada pembuluh darah. Nyeri yang dirasakan dapat terjadi pada bagian dada maupun pada bagian punggung dari penderita. Selain itu, ada perasaan yang aneh dan tidak nyaman pada bagian dada atas. Penderita juga merasakan denyut yang kuat pada bagian perutnya. Ketika pasien makan sedikit, pasien sudah merasa sangat kenyang. Hal lain yang dirasakan oleh orang yang mengidap aneurisma aorta adalah rasa mual bahkan hingga muntah.

Gejala aneurisma aorta lain yang juga dirasakan oleh penderita adalah badan yang terasa mudah lemas dan lelah, napas pendek, dan denyut jantung pasien berdetak dengan cepat. Penderita juga merasakan mati rasa pada bagian tubuh tertentu, kesemutan, dan sensasi dingin pada bagian kaki maupun tangan. Aneurisma yang diderita pasien juga dapat membuat pasien pingsan dan tidak sadarkan diri.